Properti di Asia Tenggara masih menjadi salah satu investasi yang menarik bagi para investor mancanegara. Kelas menengah yang makin berkembang, jumlah wisatawan yang terus meningkat, dan ekonomi yang solid adalah beberapa alasan yang menjadikan kawasan ini sebagai lokasi investasi properti paling berpotensi.

Para investor sangat terkesan dengan hasil investasi di beberapa kota di negara Asia, terutama dalam penyewaan kondominium. Hal ini bukan berarti pasar adalah sesuatu yang pasti. Tapi setidaknya, kota-kota di negara Asia memberikan kesempatan kepada para investor untuk mendapatkan tingkat pengembalian investasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan “safe haven” yang sudah diterapkan di London.

Berikut adalah beberapa lokasi investasi properti paling berpontensi di Asia Tenggara:

Jakarta

Membeli kondominium di Jakarta bisa menjadi hal yang sulit bagi investor mancanegara karena proses dan peraturan yang rumit. Saat ini, orang asing dapat membeli dan memiliki properti untuk jangka waktu 30 tahun. Para investor dapat memperpanjang jangka waktu tersebut sampai dengan 70 tahun. Namun, mereka berharap pemerintah bisa memberikan jangka waktu yang lebih lama dari itu.

Baca Juga: Kawasan Hunian Pilihan Ekspatriat

Tingkat pengembalian investasi dari penyewaan kondominium bisa mencapai sembilan persen di beberapa lokasi di sekitar Jakarta. Beberapa lokasi tersebut biasanya memiliki permintaan domestik yang kuat dan menyebabkan kenaikan harga.

Cushman & Wakefield mengatakan bahwa pasar sewa dan serviced apartment terus meningkat di ibu kota.

Lokasi Favorit: Jakarta Selatan Lokasi Investasi Properti Paling Berpontensi

Permintaan sewa di Jakarta Selatan memang sangat tinggi dan sudah terkenal di kalangan ekspatriat selama beberapa decade. Colliers International Indonesia mengatakan bahwa jumlah ekspatriat  yang menyewa rumah di Jakarta Selatan meningkat di pertengahan tahun 2017.

Kondominium dijual di Jakarta

Bangkok

Investor mancanegara pasti sudah tidak asing lagi dengan ibu kota negara Thailand ini. Para investor biasanya berasal dari Hong Kong, China dan Singapura. JLL mencatat bahwa hasil investasi dari penyewaan kondominium mewah di kawasan CBD Bangkok menyusut, saat ini rata-ratanya adalah empat persen. Namun angka tersebut tetap tetap mengesankan untuk wilayah pinggiran yang terhubung dengan jalur transportasi massal.

Menurut Nexus Property, hasil sewa kondominium untuk unit di sepanjang Jalan Ratchadaphisek antara jalan Ratchada dan Rama IX mencapai lebih dari 5,5 persen per tahun. Sementara beberapa proyek di Bang Na juga telah berada diatas angka tersebut. Dengan lebih banyak jalur transit massal yang sudah dibangun di Bangkok, hal ini tentunya dapat membuka potensi baru di beberapa wilayah lainnya.

Lokasi Investasi Properti Paling BerpontensiLokasi Favorit: Bearing

Meskipun tidak lagi menjadi pemberhentian terakhir BTS Sukhumvit Line, wilayah ini akan menjadi lokasi yang diminati di masa yang akan datang. Mirip dengan On Nut pada beberapa tahun yang lalu, potensi Bearing sedang direalisasikan oleh para investor cerdas sementara area tersebut dibangun.

Unit di Niche MONO Sukhumvit Bearing dari Sena Development dan Hankyu Realty dengan cepat dipesan setelah diluncurkan pada tahun 2017. Ini membuktikan bahwa wilayah ini diminati oleh para investor.

Kondominium dijual di Bearing

Manila

Menurut pakar properti, saat ini Manila berada di angka enam sampai sembilan persen untuk tingkat pengembalian investasi. Angka tersebut tentunya tergantung dengan lokasi. Lokasi yang paling menarik adalah Pasay dan Parañaque yang dikelilingi oleh pusat perbelanjaan, kasino dan resor mewah. Investor yang berivestasi properti di Manila diperkirakan akan meningkat di tahun 2018.

“Saya pikir itu karena hubungan baik antara Filipina dan China. Tapi itu juga karena kemampuan pasar properti yang kuat – untuk datang ke sini dan membeli properti dengan harga terjangkau dan mendapatkan hasil yang menarik. Saya pikir dasar-dasar ekonomi dan real estate adalah hal yang solid, ” kata Rick Santos selaku Chairman dan CEO Santos Knight Frank dalam sebuah konferensi pers.

Lokasi Favorit: Mandaluyong Lokasi Investasi Properti Paling Berpontensi

Dikenal sebagai “Tiger City of the Philippines”, Mandaluyong telah tumbuh dengan kuat dalam dekade ini. Sekarang wilayah ini telah menjadi rumah bagi beberapa pusat perbelanjaan kelas dunia bersama dengan EDSA Central dan Pioneer, dua distrik bisnis yang sedang berkembang.

Kawasan ini merupakan rumah bagi beberapa perusahaan BPO yang telah mendorong permintaan untuk penyewaan properti dan meningkat sampai dengan sepuluh persen.

Kondominium dijual di Mandaluyong