Kapan waktu yang tepat untuk membeli properti?

waktu yang tepat untuk membeli properti?
waktu yang tepat untuk membeli properti?

Beberapa orang mungkin masih belum mengerti kapan waktu yang tepat untuk membeli properti. Selain harga yang terus meningkat, membeli properti merupakan sebuah keputusan besar dimana Anda harus berpikir matang-matang sebelum menentukan waktu yang pas.

Pasar properti di Jakarta memang berbeda dengan ibu kota di negara Asia lainnya. Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri yang tidak ditemukan di Hong Kong atau Singapura.

Karena ibu kota Indonesia adalah pusat utama bisnis dan politik, negara ini menikmati tingkat PDB yang sedikit lebih tinggi daripada negara-negara lain. Untuk kuartal kedua tahun 2017, angka meningkat 0,8 persen dari tingkat pertumbuhan yang dialami negara secara keseluruhan yaitu menjadi 6 persen.

“Ekonomi yang kuat ini, memberikan dampak yang besar pada pasar properti. Harga tanah di Jakarta meningkat dan lahan semakin terbatas.”

Seperti kota-kota lainnya di seluruh dunia, pengembang tidak punya banyak pilihan selain membangun ke atas. Namun kehidupan vertikal ini belum tentu menjadi solusi yang tepat dan disukai oleh warga Jakarta. Dimana sebagian orang lebih memilih untuk tinggal bersama dengan keluarga mereka dalam satu rumah.

Baca juga: Pembangunan Perumahan Baru Berdampingan dengan LRT

Ada lima tingkatan properti yang berbeda di Jakarta. Mulai dari lower-middle, mid-end, upper-middle, upper, dan high-end.

Savills mengatakan bahwa Jakarta saat ini memiliki 131.900 unit apartemen. Jika populasi di ibu kota adalah 10 juta, ini merupakan proporsi yang sangat kecil untuk tinggal di sebuah bangunan vertikal.

Namun keadaan ini dapat berubah. Saat ini beberapa warga di area Bodetabek memiliki keinginan untuk kembali tinggal di pusat kota. Sebuah langkah ini dilakukan untuk menghindari jalan yang semakin padat yang membuat warga mengalami kelelahan setiap harinya. Hal ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak permintaan hunian.

Banyaknya warga Jakarta yang pindah ke area Bodetabek menyebabkan permintaan rumah meningkat. Jumlah penduduk Bodetabek saat ini berjumlah sekitar 20 juta jiwa.

Para pengembang memanfaatkan kesempatan ini dengan meningkatkan jumlah pasokan. Terdapat lebih dari 34.000 unit akan selesai pada tahun ini. Angka tersebut merupakan perbedaan yang mencolok, mengingat hanya 9.718 unit masuk ke pasar dalam lima tahun terakhir.

Pasokan yang meningkat ini tentu saja memiliki pengaruh pada harga properti. Dengan semakin banyaknya pengembang berkompetisi dan bekerja keras untuk menarik minat pembeli, maka harga akan lebih atraktif dan banyak pengembang melakukan promosi yang beragam. Saat ini lah waktu yang tepat untuk membeli properti di Jakarta.

Jika Anda ingin memanfaatkan kondisi yang menguntungkan ini, maka Anda dapat melihat daftar properti yang Dot Property miliki disini.