Kemudahan Berbisnis di Indonesia Melejit 19 Peringkat

Ekonomi Indonesia semakin membaik. Hal ini dibuktikan dengan adanya kenaikan peringkat pada ‘World Bank’s Doing Business Index’. Peringkat Indonesia telah meningkat dari 91 pada tahun 2017 menjadi 72 pada edisi 2018.

Warga negara Indonesia boleh bangga karena dibandingkan dengan negara di Asia Pasifik lainnya, Indonesia merupakan negara yang paling banyak mengalami peningkatan dalam 12 tahun terakhir. Sebelumnya Indonesia menduduki posisi ke-114 pada 2014 dan berada pada posisi ke-109 pada tahun 2016.

Adanya kenaikan peringkat ini memberikan pertanda baik untuk mewujudkan impian Presiden Joko Widodo, yaitu berada pada urutan ke-40 dalam grafik.

Baca juga: Negara Ini Menjadi Investor Terbesar di Indonesia

Bank Dunia telah menyebutkan beberapa alasan mengapa Indonesia menjadi tempat yang tepat untuk berbisnis, diantaranya:

  • Potongan biaya balik nama sertifikat rumah.
  • Akses kredit yang lebih mudah untuk biro kredit yang baru terbentuk.
  • Pengurangan biaya bagi bisnis start-up.
  • Biaya sambungan listrik dan pemasangan kabel yang lebih rendah.
  • Meningkatkan cross border trade dengan sistem penagihan elektronik yang lebih baik untuk pajak, bea dan cukai.

Faktor-faktor ini telah membuat Indonesia menjadi salah satu dari sepuluh negara di dunia yang memiliki peningkatan yang cepat. Mereka menilai bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan banyak perubahan.

Peringkat yang membaik ini, jelas menggambarkan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Mereka melakukan ini dengan mengurangi proses perizinan dalam upaya menarik investor untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selandia Baru berada di peringkat teratas yang diikuti oleh Singapura, Denmark, Korea Selatan, Hong Kong, Amerika Serikat dan Inggris. Selanjutnya, Malaysia menduduki posisi 24, Thailand di posisi ke-26 dan Vietnam juga berada di atas Indonesia yaitu urutan ke-68. Sedangkan China dan Filipina tertinggal di urutan 78 dan 113 pada ‘World Bank’s Doing Business Index’