
Bagi sebagian orang yang memiliki beberapa aset properti, menyewakan rumah atau properti bisa menjadi sebuah investasi yang menguntungkan. Pemilik rumah biasanya akan menggunakan portal properti dan agen properti untuk membantu memasarkan propertinya.
Tugas Anda sebagai agen properti adalah memberi tahu kepada pemilik properti bagaimana membuat properti mereka nyaman untuk ditempati dan membuat penyewa merasa bahagia dengan mengikuti langkah-langkah ini:
Amankan Barang Berharga
Apabila pemilik properti memiliki barang-barang yang berharga, pastikan barang-barang tersebut tersimpan di tempat yang aman.
Calon penyewa bisa saja tidak mengetahui bahwa barang tersebut bernilai bagi pemilik properti. Lebih baik untuk membawanya sehingga calon penyewa tidak berpikir bahwa itu merupakan bagian dari properti.
Periksa Listrik
Ini adalah bagian yang tidak kalah penting. Sebelum menyewakan rumah, pastikan bahwa semua peralatan dalam keadaan baik dan listrik dalam keadaan aman. Ini merupakan sebuah prosedur yang juga akan menjamin keamanan penyewa properti.
Berikan saran kepada pemilik properti untuk menggunakan jasa tukang listrik untuk melakukan pemeriksaan sebelum penyewa masuk.
Baca juga: Tips Menghemat Energi di Rumah
Renovasi
Lakukan pengecekkan ke seluruh ruangan dan pastikan bahwa segala sesuatu bekerja dengan baik. Hal ini untuk menghindari banyaknya pengeluaran yang harus ditanggung penyewa untuk melakukan perbaikan.
Tidak ada salahnya untuk memberikan saran kepada pemilik properti untuk melakukan sedikit perbaikan sebelum menyewakan rumahnya.
Kencangkan gagang pintu yang longgar, ganti lantai kamar mandi jika warnanya sudah pudar, dan periksa atap rumah apabila terdapat potensi bocor pada saat hujan. Perbaikan kecil seperti ini akan sedikit memakan waktu dan mungkin saja penyewa tidak menyadari akan kerusakan tersebut.
Pilih Furniture yang Sesuai
Sebagai agen properti yang baik, Anda harus menyampaikan kepada pemilik properti bahwa mereka tidak harus mengisi rumah dengan perabotan yang lengkap. Terkadang, penyewa ingin rumah tersebut diisi dengan perabotan yang mereka miliki.
Selain itu, belum tentu calon penyewa adalah orang yang teliti dan memiliki kepedulian untuk merawat perabotan Anda.
Surat Perjanjian
Terakhir, buatlah surat perjanjian untuk kedua belah pihak diatas materai. Peraturan yang sudah dicantumkan didalam surat, tidak boleh dilanggar oleh masing-masing pihak. Pemilik properti juga harus mencantumkan rincian tentang jangka waktu sewa, tanggal jatuh tempo, deposit, biaya sewa, juga peraturan tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan di rumah tersebut.
Hal ini dilakukan agar penyewa dan pemilik properti mengatahui kewajibannya masing-masing. Selain itu membuat proses sewa menyewa menjadi lebih mudah dan menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.















